Jumat, 27 Februari 2015

puisi kisah seorang guru



Kisah  Seorang Guru

benda bulat putih
menari –nari
kau jadikan  sahabat setiap saat
kau tak pernah ragu
kau tak pernah jijik
tatkala debu dan penyakit tbc
yang mengancam

berjam-jam kau berdiri
tak ada rasa letih
kau hadapi terus
kau jalani selalu

terkadangkau hadapi
tingkah polah anak-anak
membuat engkau tegar
kau tak pernah marah
kau tak pernah dendam
kau selalu tersenyum
dalam hati

kau selalu sabar
dengan laku mereka
yang akan melupakanmu
di hari depanmu
kau kan jadikan kenangan
yang akan jadi ingatan
mereka yang kau titipkan

by.hendra bahari singkawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar