Jumat, 27 Februari 2015

puisi jeritan hati seorang ayah



Jeritan Hati Seorang Ayah

Hari berganti hari
Bulan berganti tahun
Tak pernah sedetipun
Kalian berkata
Bahwa kalian merindukanmu

Radio tua nan mungil
Tergantung di dinding dapur yang kotor
Nan setia  menemaniku
Kan kujadikan pelipur lara
Ketika kaliantak pernah menemuiku

Aku tak butuh uang kalian
Aku tak butuh janji manis kalian
Aku tak butuh pujian kalian
Tapi aku butuh jika aku dipanggil ayah

Kadang ku teringat
Saat muda ku
Saat kalian berumpul bersamaku
Kalian yang aku harapkan
Dimasa tuaku
Tapi apa yang terjadi?
Kalian tak pernah merindukanku……

aPakah  aku ini sampah?
Apakah aku ini barang tua yang menjijikan?
Apakah aku ini beban berat buat kalian?
Apatah dosaku ini ya tuhan?
Hingga mereka melupakanku.

By.hendra bahari singkawang 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar